Bimbingan Teknis E-AIW Tingkatkan Efisiensi Wakaf di Kabupaten Tulungagung

Bimbingan Teknis E-AIW Tingkatkan Efisiensi Wakaf di KabupatenTulungagung
Bimbingan Teknis E-AIW Tingkatkan Efisiensi Wakaf di KabupatenTulungagung

KABUPATEN TULUNGAGUNG– Hari ini Sabtu, 16 September 2023, Lembaga Wakaf dan Pertanahan (LWP) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulungagung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Elektronik Akta Ikrar Wakaf (E-AIW).

Acara ini dilaksanakan sebagai respons terhadap surat edaran Kementerian Agama Republik Indonesia yang mewajibkan penerapan E-AIW dalam pengelolaan aset wakaf. Acara ini diikuti 100 peserta dari Kader Wakaf Nahdlatul Ulama (KAWAN) se-Kabupaten Tulungagung dan berlangsung di aula PCNU Kab. Tulungagung.

Pemateri dalam Bimtek ini adalah H. Eko Asyhari, Kasi ZaWa KanKemenag Kabupaten Tulungagung dan KH. Abdul Hakim, selaku ketua Tanfidziyah PCBU Kab. Tulungagung.

Dalam sambutannya KH. Abdul Hakim mengapresiasi atas terselenggaranya Bimtek E-AIW ini yang menilai bahwa pelatihan semacam ini sangat penting dalam rangka menjaga aset NU.

“Acara pelatihan ini saya kira sangat penting dalam dua aspek. Pertama kepada Kader Wakaf NU (KAWAN) dapat segera mengaplikasikan e-aiw yg menggantikan proses pengetikan manual. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan wakaf milik NU. Kedua, dengan tururt mengaplikasikan e-aiw secara langsung sangat bermanfaat dalam menjaga aset-aset milik NU”, tandasnya.

KH. Abdul Hakim mengapresiasi
kinerja KAWAN yang selama ini berkhidmat kepada NU dengan tulus dan ikhlas. Atas kinerja inilah dapat terlihat hasil yang nyata untuk menjaga aset-aset NU baik tempat ibadah maupun tempat pendidikan.

H. Eko mengawali pemaparannya dengan mengatakan terima kasih atas niat baik dan tulus Kader Wakaf NU (KAWAN) Kab. Tulungagung dalam upaya sosialisasi masalah perwakafan di tengah-tengah masyarakat. Upaya ini bukan merupakan tugas yang mudah, apalagi mengingat warga NU di Kab. Tulungagung belum sepenuhnya tertib administrasi. Mudah-mudahan dengan diselenggarakan sosialisasi dan bimtek E-AIW kepada KAWAN ini administrasi wakaf di Kab. Tulungagung menjadi lebih rapih.

“Saya mewakili KaKan Kemenag Kabupaten Tulungagung berterima kasih dengan adanya agenda ini, berkat bantuan KAWAN administrasi wakaf di Kabupaten Tulungagung menjadi lebih tertib dan tertata”, tegasnya.

H. Eko juga mengaskan bahwa KaKan Kemenag Kab. Tulungagung selalu mendukung dan siap membantu permasalahan yang ada di lapangan. Tanah wakaf milik NU akan kita kawal bersama-sama, tegasnya.

H. Eko Asyhari dalam paparannya menjelaskan tentang urgensi dari penerapan E-AIW. Menurutnya bentuk pengaplikasian melalui E-AUW merupakan upaya modernisasi dalam pengelolaan aset wakaf. E-AIW juga memiliki kelebihan dari pengetikan atau penulisan secara manual karena dapat meminimalisir kesalahan manusia (human error) dalam pengelolaan data wakaf.

“E-AIW menjadi terobosan penting dalam upaya modernisasi pengelolaan aset wakaf. Selain meminimalisir risiko kesalahan manusia dalam pengetikan, teknologi ini juga memungkinkan pengelolaan data wakaf menjadi lebih efisien dan transparan”, tegasnya.

Dengan mengadopsi dan menerapkan teknologi ini, diharapkan aset-aset wakaf yang sangat berharga bagi NU dapat lebih mudah diawasi dan dimanfaatkan, lanjut H. Eko.

Melalui Bimtek E-AIW yang diselenggarakan LWP-PCNU Kabupaten Tulungagung ini, diharapkan semakin banyak Kader Wakaf NU (KAWAN) yang mampu menguasai teknologi ini. Dengan demikian, pengelolaan aset-aset wakaf NU khususnya yang ada di Kabupaten Tulungagung dapat berjalan lebih efisien, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, dan memperkuat komitmen Nahdlatul Ulama dalam mengelola dan mengembangkan harta benda Wakaf untuk kemaslahatan umat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *