![]() |
| LWPNU Gelorakan Wakaf Uang |
Malang, Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) menggelorakan semangat baru umat Islam untuk wakaf uang.
Hal itu disampaikan dalam literasi wakaf yang digelar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama dengan LWP PWNU Jawa Timur, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), MWCNU Se Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Sabtu (4/2/2023).
Ketua PBNU Dr. KH Fahrurrozi yang kerap disapa Gus Fahrur mengharapkan masyarakat, agar memanfaatkan wakaf yang selama ini berkutat pada 3 M Wakaf Masjid, Musholla dan Makam, harus lebih produktif dan memberikan manfaat bagi Umat.
Beliau juga sangat mengapresiasi Kegiatan Literasi wakaf NU yang diselenggarakan LWP PBNU dalam rangka 1 Abad NU, dan salah satu Lembaga yang sangat aktif di Lingkungan Nahdlatul Ulama.
Literasi wakaf bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Ketika masyarakat sudah paham arti dari wakaf uang ini diharapkan akan menumbuhkan minat wakaf uang.
Sedangkan wakaf uang itu barang yang diwakafkan tidak boleh berkurang, maka uang wakaf ini menjadi Dana Abadi Umat Nahdliyin (DAUN).
PBNU telah menyiapkan para Nadzir atau petugas penerima wakaf melalui pelatihan dan sertifikasi, yang nantinya disebut dengan Kader Wakaf NU (Kawan).
Wakaf uang ini lebih mudah untuk dilakukan. Berbeda dengan wakaf tanah, dimana umat yang hendak memberikan wakaf tanah tentunya harus kaya terlebih dahulu baru bisa mewakafkan tanahnya.
Namun, jika wakaf uang ini bisa dilakukan oleh setiap umat. Dan wakaf uang ini tidak ada batasan besarannya.
Wakaf uang akan dimanfaatkan untuk pembiayaan wakaf produktif, seperti pembangunan rumah sakit. Dengan demikian uang wakaf ini nantinya akan terus bertambah karena digunakan dalam kegiatan ekonomi produktif.
